Mayat Di Saluran Irigasi Selain Soal Hutang Pituang, Polisi Dalami Motif Lain

0
64

Reviens Purworejo – Satuan Reskrim Polres Purworejo dalam waktu tak lama, berhasil meringkus dua pelaku pembunuhan Achmad Munasir (29), warga Dusun Karangjoso RT 01/RW 02 Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh. Kedua pelaku yakni MS (39), warga Dusun Krajan RT 01/RW 01,   Desa Kebon Gunung, Kecamatan Loano dan SR (29) warga Desa Puntuksari RT 04/RW 01 Kelurahan Sepuran, Kecamatan Sepuran, Kabupaten Wonosobo.

Menurut Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, melalui Waka Polres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani, SH, MH, ditemui saat Jumpa Pers, Rabu (21/11) menyatakan bahwa kedua pelaku gelap mata membeunuh korban dengan motif sakit hati. Kedua pelaku pun mengaku mengenali korban melalui media sosial Facebook.

Kompol Andis Arfan Tofani menambahkan, rasa sakit hati tersebut berawal dari hutang piutang antara SR dan korban. SR mengaku telah berhutang kepada korban, beberapa kali sudah dibayar dengan cara menyicil, namun masih kurang sebesar Rp 30 ribu. Setelah berhutang, korban sering menagih hutang tersebut sehingga membuat SR risih dan tersinggung. Rasa sakit hati dan risih tersebut membuat SR berniat untuk membunuh  korban dengan mengajak temannya berinisial MS.

Selain diajak oleh SR, MS juga mengaku ada dendam pribadi kepada korban sehubungan perilaku dan  sikap korban selama ini. Keduanya akhirnya mengesekusi korban pada mayatnya ditemukan warga di saluran irigasi Dusun Watubelah Desa Trirejo, Kecamatan Loano, pada Jumat (16/11),” tambah Andis.

Namun rasa sakit hati dan dendam itu juga menyulut niat untuk merampas harta benda korban. Selain menghabisi nyawa korban, kedua pelaku juga megambil barang berharga milik korban berupa sepeda motor Vario Nopol. F 3524 QP, helm, uang sebesar Rp 400 ribu, dua buah handphone dan satu unit powerbank.

Kedua tersangka kasus pembunuhan berinisial MS (39), dan SR (37), dijerat dengan pasal berlapis. Penyidik polres purworejo menjerat kedua tersangka dengan 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP atau Pasal 365 (4) KUHP.

Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK, melalui Waka Polres Purworejo Kompol Andis Arfan Tofani menjelaskan, kedua tersangka terancam pidana hukuman mati atau seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Selain menghabisi nyawa korban bernama Achmad Mungsir (28), warga Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh. Keduanya disangka telah melakukan pencurian dengan kekerasan mengakibatkan kematian.

Dua pelaku kami kenakan pasal pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan mengakibatkan korban meninggal dunia,” katanya.

Ada unsur pembunuhan berencana karena dendam, dan pencurian karena barang milik korban dibawa kabur, beserta uang sejumlah 800 ribu rupiah (tinggal Rp. 400 ribu),” tambahnya.

Tersangka MS sempat menjawab pertanya Revienspurworejo, “Mengapa hanya urusan uang sebesar Rp. 30 ribu, kamu jadi gelap mata sampai membunuh!” …MS menjawab, “Saya jijik dengan kelakuannya mas….!” Ini yang akan diselidiki oleh aparat keamanan, apakah ada motif lain selain sakit hati dan dendam karena sering ditagih hutang sebesar Rp. 30 ribu.

Kedua pelaku yang merupakan  residivis pencurian kendaraan bermotor itu dengan badan penuh tato itu berusaha untuk melarikan diri, saat diminta menyerah, sehingga petugas terpakas menembakkan pistol di kaki kiri kedua pelaku.(agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here