Membangun Integritas Apoteker Demi Marwah Dalam Praktik Kefarmasian

0
47

Reviens Purworejo – Tercatat ratusan apoteker se-Kabupaten Purworejo menghadiri Konfercab dan Seminar Kefarmasian yang digelar di Auditorium Hotel Sanjaya Inn Purworejo, Minggu (18/11).

Momentum penting ini sangat strategis untuk mengasah dan menegaskan peran pengabdian para apoteker dimasyarakat, dengan mengnagkat tema “ Pentingnya Integritas Apoteker Untuk Meningkatkan Marwah Apoteker Dalam Praktik Kefarmasian”.

Dalam sambutannya, Drs. Pratana, Apt sebagai perwakilan pengurus IAI  (Ikatan Apoteker Indonesia) Jateng menegaskan urgensi Integritas Apoteker yakni memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat dalam menjalankan tugas profesinya.

Drs. Wasilin, Apt, M.Sc mantan Ketua IAI Cabang Purworejo periode tahun lalu menyoroti praktik kefarmasian yang mestinya sudah berubah dari Drug Oriented menjadi Patient Oriented. “Dari sekedar menyiapkan  dan menyajikan racikan formula obat-obatan saja, menjadi berperan aktif saat bersentuhan  langsung dengan para pasien serta mengedukasi para pasien tentang segala hal yang berkaitan dengan obat.” kata Wasilin menegaskan.

Pasien harus tahu manfaat dan potensi efek samping obat, juga cara memperlakukan obat-obatan seperti saat melakukan penyimpanan. Maraknya berbagai kejadian dalam masyarakat terkait dengan peredaran obat ilegal, penyalahgunaan obat dan penggunaan obat yang kurang tepat memanggil peran aktif apoteker sebagai profesi yang paling berkompeten dalam bidang farmasi utnuk mengoptimalkan perannya.

Konferensi Cabang merupakan forum untuk mengakhiri masa pengabdian pengurus lama sekaligus memilih pengurus baru IAI Cabang Purworejo. Drs. Wasilin, Apt, M.Sc yang telah mengabdi selama 5 tahun banyak mengedepankan program kerja pengabdian seperti melakukan Pendidikan Farmasi Berkelanjutan, kerjasama dengan organisasi profesi kesehatan lain, dan program pengabdian masyarakat berupa aksi sosial bencana maupun berbagai penyuluhan dan program serempak Apoteker Mengajar yang meraih penghargaan Rekor MURI (Musium Rekor Indonesia).

Rangkaian kegiatan selain konfercab adalah seminar kefarmasian menghadirkan pembicara Dr. Tetra Rianawati, SpKK, praktisi dari RSUD Dr. Tjitrowardojo. Target seminar ini adalah mengasah kemampuan apoteker dalam memahami Penyakit Dermatitis Atopik dan bagaimana cara pengobatan yang  tepat agar dapat menjadi bekal yang memadai dalam praktik pengabdian para apoteker baik di apotek, rumah sakit maupun tempat praktik yang lain.

Acara konfercab dibuka oleh Wakil Bupati Purworejo, Ibu Yuli Hastuti, SH dan dihadiri oleh para pengurus IAI PD Jateng, perwakilan organisasi profesi, yakni IDI, PDGI, PAFI, PPNI, IBI, serta seluruh anggota IAI Kab. Purworejo. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here