Purworejo Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) Sedunia 2018

0
21
Ketua TP PKK Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE saat memberikan sambutan

Reviens Purworejo – Tim Penggerak PKK Kabupaten Purworejo mengajak  masyarakat mencuci tangan dalam memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) Sedunia di seputar Alun-Alun Purworejo, Selasa (23/10).  Melibatkan sejumlah organisasi masyarakat dan sekolah di wilayah kota. Teriakan yel-yel nyaring dan bersemangat sudah terdengar sejak pagi mengawali acara cuci tangan. Aneka bunga dihias di seputaran pintu gerbang Alun-Alun Purworejo. Para pengurus TP PKK pun mengenakan Crown yang terbuat dari daun dan bunga yang terlihat artistik.

Pengurus TP PKK kabupaten bersemangat  membawakan empat lagu termasuk lagu cuci tangan.  Dilanjutkan  siswa-siswi dari berbagai sekolah seperti TK, SD, SMP, SMA, dan anggota Pramuka. Masing-masing bergantian menampilkan yel-yel mulai gerakan, pantun, hingga joget yang berpesan tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun.

Pada puncaknya masing-masing yang hadir melakukan cuci tangan yang langsung dipandu pengurus PKK kabupaten. Cuci tangan diawali Ketua TP PKK Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE, Bupati yang diwakili Asisten administrasi dan kesra Drs Muh Wuryanto MM, dan perwakilan Forkopimda.

Ketua TP PKK Ny Hj Fatimah Verena Prihastyari SE mengatakan, peringatan Hari CTPS Sedunia tahun ini TP PKK melibatkan sekitar 500 masyarakat dan pelajar yakni dari organisasi masyarakat GOW, Gerakan Pramuka Kwarcab Purworejo, Persit, Bhayangkari, Salimah, dan ormas lain, serta siswa siswi dari TK, PAUD, SD, SMP, dan SMA. Selain diajak prakatek cuci tangan dengan baik dan benar, juga diberi kesempatan untuk unjuk diri lewat yel-yel atau senam cuci tangan sekolah masing-masing. Tujuannya untuk menyosialisasikan CTPS kepada masyarkat luas dan anak sekolah.

Fatimah Verena mengharapkan cuci tangan ini jangan hanya seremonial saja, tetapi agar setiap hari melakukan cuci tangan dengan memakai sabun. “Tentu harus diawali di dalam keluarga dan dibiasakan sejak dini anak-anak, sehingga menjadikan anak-anak akan terbiasa mencuci tangan memakai sabun,” harapnya.

Drs Muh Wuryanto MM dalam sambutannya mengatakan, Hari CTPS Sedunia merupakan sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerja sama dengan organisasi-organisasi lainnya, baik pihak pemerintah maupun swasta.  Perilaku sederhana, mudah, dan murah, seperti cuci tangan pakai sabun, ternyata dapat menyelamatkan kita dari ancaman penyakit-penyakit menular.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perilaku mencuci tangan pakai sabun mampu mengurangi angka kejadian diare 45 persen, mencegah penyebaran cacingan, menurunkan kasus infeksi saluran pernapasan akut, dan flu burung hingga 50 persen. Jika perilaku itu diikuti pembangunan sanitasi berbasis masyarakat, seperti jamban sehat, aliran air bersih, drainase, dan lingkungan yang bersih, kasus-kasus tersebut dapat turun hingga 90 persen.

“Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun minimal harus dilakukan pada 5 waktu kritis, yakni sebelum makan, sehabis buang air besar, sebelum menyusui, sebelum menyiapkan makan, setelah menceboki bayi, dan setelah kontak dengan hewan. Melalui peringatan ini, saya berpesan kepada para orang tua agar dapat berperan mewujudkan kebiasaan masyarakat untuk CTPS serta mau dan mampu menjadi contoh bagi anak-anak dan keluarganya dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” harapnya.

Wakil Ketua TP PKK Dra Titik Mintarsih MPd menambahkan, aksi massal CTPS telah menjadi agenda rutin tahunan. Tahun ini sengaja dipusatkan di Alun-alun Purworejo agar memiliki dampak yang lebih luas. TP PKK kabupaten terus berupaya untuk mendukung segala program pemerintah, apalagi berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat. Tentu ini akan terus disosialisikan bahkan sudah masuk dalam program PKK, agar pola hidup sehat dapat diimplementasikan sampai ke PKK tingkat dasa wisma. Termasuk sangat penting melakukan CTPS setiap hari. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here