Pemkab Purworejo Agendakan Kerjasama Bidang Pendidikan Dengan Australia

0
97
Mr. Matthew Traynor saat mengisi sambutan di pertemuan dengan Pemkab Purworejo

Reviens Purworejo – Agus Bastian SE MM, Bupati Purworejo menerima kunjungan dua belas delegasi Australia yang dipimpin oleh Direktur ACPET (Assosiation Council for Private Education/Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Australia) Mr Matthew Traynor, Rabu (10/10).

Mengambil tempat di Gedung Pendopo Rumah Dinas Bupati, para delagasi juga diterima oleh Wakil Bupati beserta jajaran Forkopimda, sejumlah pejabat dan anggota MKKS SMK.

Mr Matthew Traynor menyatakan bahwa kunjungan mereka merupakan undangan dari Pemkab Purworejo lanjutan dari pertemuan sebelumnya pada bulan Agustus lalu di Yogyakarta. Matthew menjelaskan bahwa Purworejo merupakan salah satu dari beberapa kota yang mereka kunjungi di Indonesia. “Kota yang punya potensi bagus ke depannya baik sumber daya manusianya maupun kulturnya!” katanya.

Kunjungan itu bertujuan membangun kerjasama bidang pendidikan dan pelatihan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Apalagi melihat perkembangan bidang pendidikan, mereka siap untuk bekerjasama dengan Purworejo dalam rangkangan pengembangan bidang SDM.

Khususnya pengembangan dibidang pariwisata, pelatihan ekport import. Selain itu juga dalam bidang peningkatan SDM, dalam rangka mempersiapkan kehadiran bandara New Yogyakarta International Airport yang letaknya di tapal batas Purworejo – Yogyakarta.

Pihaknya juga mengundang Delegasi Purworejo untuk datang ke Australia. Pada kesempatan itu, para delegasi juga berkomitmen untuk ikut mempromosikan produk Purworejo di Australia.

“Semoga ini menjadi awal yang bagus, Ini merupakan perkenalan pertama delegasi Australia datang ke Purworejo. Kerjasama dalam pemberian beasiswa, pertukaran pelajar, bahkan pertukaran guru juga siap untuk difasilitasi oleh Accpet,” ujar Matthew melalui juru bicaranya.

Matthew menambahkan, dengan adanya pembangunan infratruktur pembangunan bandara dapat menjadi jangkar pembangunan yang membuka akses pariwisata dan eksport import. Namun menurutnya, semua itu membutuhkan SDM yang siap.

Pihaknya juga akan melibatkan pemerintah Australia, melihat hubungan yang cukup dekat dengan pemerintah Australia. Dengan melibatkan pemerintah Australia, diharapkan akan ada dukungan yang dapat dikaitkan dengan program-program yang nantinya bisa dikerjasamakan.

Delegasi Australia menikmati kuliner dan mengagumi barang handmade Purworejo

Harapan Agus Bastian, kehadiran delegasi Australia ini nantinya dapat membantu membangun Kabupaten Purworejo agar dapat mengimbangi iklim kompetitif dan menjawab tantangan jaman. Salah satunya dengan meningkatkan pembangunan pengembangan sumber daya manusia di Purworejo. Menurut Bupati, Purworejo membutuhkan pengembangan pelabuhan laut dalam dan pengembangan pariwisata.

Tarian Ndolalak menjadi sambutan pembuka para delegasi memasuki Gedung Pendopo. Mereka sangat terkesan dengan kultur dan kuliner asal Purworejo, Kopi, kudapan ringan berupa clorot, minuman Dawet, gula semut, minuman Jamu, batik tulis dan berbagai kerajinan handmade. “Ya kami ada kota yang terkenal dengan kopinya di Australia sana, mungkin ke depan ita bisa exchange kopi dari Purworejo, apa itu tadi namanya…Kopi Seplawan dengan kopi kami!” kata Mr. Matthew Traynor mengakhiri obrolan. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here