‘Inkubator Wirausaha’ Di Politeknik Sawunggalih Aji (Polsa) Purworejo

0
74

Reviens Purworejo – 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo berbagai macam usaha mengikuti pelatihan yang digelar Kementerian Koperasi dan UMKM dengan tema ‘Inkubator Wirausaha’ di Kampus Politeknik Sawunggalih Aji (Polsa) Purworejo, selama 3 hari 7-9 Oktober.

Mereka mendapat pelatihan dan pendampingan dari para praktisi serta akademisi dalam bimbingan teknis (bimtek). Peserta mendapat materi mulai dari izin dan legalitas usaha, produksi, desain, pemasaran dan finansial. Pemerintah dan perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk mendampingi, melatih dan memonitor usaha mikro peserta inkubator wirausaha ini.

Asisten Deputi (Asdep) Bidang Pengembangan Peran Masyarakat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) Hariyanto, menyatakan bahwa Inkubator Wirausaha merupakan usaha pemerintah menciptakan pengusaha baru. “Dari sini mereka dilatih, didampingi hingga berkembang dan mandiri. Maka tujuan pemerintah mensejahterakan masyarakat juga berhasil,” kata Hariyanto.

Inkubator Wirausaha merupakan penugasan Presiden terhadap seluruh kementerian. Kemenkop dan UKM fokus menumbuhkan pengusaha baru yang mandiri bekerjasama dengan berbagai akademisi di Indonesia sejak lima tahun terakhir. Kemenkop dan UKM menggandeng sebelas kampus di sepuluh provinsi untuk menjalankan program pada tahun 2018.

“Jawa Tengah ada dua perguruan tinggi, salah satunya kerjasama dengan Polsa. Target kami muncul sedikitnya 300 pengusaha baru lewat program inkubator di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Direktur Polsa Sapta Aji Srimargiutomo mengemukakan, 35 dosen politeknik mendapat tugas mulia mempresiapkan, mendampingi dan melatih para calon pengusaha baru itu.

“Kebutuhan setiap usaha kecil berbeda, ada yang belum sempurna pengemasan, pemasaran dan manajemen. Kami bersinergi dengan pemerintah melatih mereka. Era digital milineal ini mereka juga harus melek IT, mendisplay, membuat foto dan mempromosikan lewat IT!” kata Sapta Aji.

Sementara itu Dra. Titik Mintarsih dari Deperindagkop Purworejo menyatakan selalu siap mendorong mereka untuk melakukan usaha produktif, membekali dengan konsultasi bisnis, membagi informasi legalisasi usaha, bagaimana mendesign pacaking yang menarik. Mendisplaynya sampai soal marketing dan mencari positioning. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here