Apel 3 Pilar, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro Apresiasi Warga Purworejo

0
64

Reviens Purworejo – Untuk menciptakan rasa aman dan menjaga situasi yang kondusif sekaligus menjaga netralitas TNI, Polri dan ASN, Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono MK M.Hum didampingi Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi menggelar apel 3 pilar di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu (3/10). Apel digelar dalam rangka membangun kesamaan persepsi dalam menjaga situasi.

Turut hadir dalam apel, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH, Forkopimda, Dansubdenpom Purworejo, Ketua KPU Purworejo, Ketua Bawaslu Purworejo, Pimpinan OPD terkait dan muspika.

Sekurangnya ada 1.400 peserta yang mengikuti apel tersebut, terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kades se-Kabupaten Purworejo, Ketua parpol peserta Pemilu 2019, Ketua tim kampanye Pilpres 2019, perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutanya Kapolda meminta kepada Kepala Desa/Lurah, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa untuk menjadi mesin pendingin menjelang berlangsungnya Pemilu 2019. Hal itu karena menurutnya, ketiga pilar tersebut yang selalu berhubungan langsung dan dekat dengan masyarakat. Untuk itu, diperlukan konsolidasi yang baik diantara ketiga pilar tersebut.

“Saya apresiasi warga Purworejo atas kondusifitas dan soliditas menjaga kesejukan dan kedamaian selama pilkada tahun lalu. Keberadaan tiga pilar itu penting dan strategis dalam mewujudkan masyarakat tertib dan aman. Jika tiga pilar itu solid dan kompak, maka akan menjadi mesin pendingin dalam situasi politik,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Drs Condro Kirono.

Kapolda juga berharap, ketiga pilar tersebut dapat merangkul tokoh–tokoh agama, tokoh masyarakat yang bisa dan mampu menjaga agar kondusif serta bisa mendingikan suasana. Dirinya juga berharap, agar persoalan yang dihadapi di desa harus selalu di selesaikan secara damai agar nantinya tidak muncul konflik khususnya Pemilu 2019.

“Lurah dan Kades bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa bisa mengadakan lomba olaraga atau pengajian, atau kegiatan positif lainya yang didampingi oleh aparat kepolisian agar Pemilu tidak memanas,” Imbuh Kapolda.

Sementara itu Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi juga berpesan agar tiga pilar selalu menjaga keharmonisan masyarakat. Apabila terjadi permasalahan di tingkat desa hendaknya diselesaikan. Menurutnya, situasi kondusif bukan datang sendiri, namun diperlukan kerja keras banyak pihak, termasuk kerja keras tiga pilar sebagai punggawa utama Pemilu.

“Saya bersama Kapolda ingin mengingatkan sekaligus mengajak kita semua untuk memahami betul tugas pokok, peran dan fungsi masing-masing dari ketiga pilar. Segera konsolidasikan agar menjadi semakin solid. Kalau semua kagiatan dilakukan bersama-sama, Insya Allah apapun yang kita harapkan pasti bisa terapai,” tandas Pangdam.

Pada apel tiga pilar sinergitas tanpa batas itu tersebut juga dibacakan ikrar oleh tiga pilar. Ketiga pilar tersebut yakni Aparatur Polri, TNI, dan Pemerintah.

Ada sembilan poin penting yang diikrarkan. Pertama setia NKRI, kedua Pancasila, dan ketiga siap mengamankan pelaksanaan pilkada serentak. Adapun poin keempat yakni siap bersinergi serta kerja sama untuk menjada situasi yang aman dan nyaman. Poin kelima netralitas dan poin keenam senantiasa menjadi sumber informasi dan membantu menyelesaikan masalah.

Poin ketujuh terkait demokrasi. Kedelapan menolak segala bentuk provokasi hoaks, intoleransi paham radikal dan terorisme. Sedangkan poin kesembilan mendukung penindakan pemerintah terhadap setiap orang yang melakukan perbuatan melawan hukum.

Pada akhir apel, juga dilakukan deklarasi damai oleh seluruh perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019. Para perwakilan Parpol tersebut mendeklarasikan diri untuk sama sama menjaga Pemilu 2019 yang kondusif, tanpa berita hoax, serta kampanye hitam. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here