Akbid Bhakti Putra Bangsa Purworejo Gelar Wisuda, 8 Raih Cumlaude

0
48

Reviens Purworejo – Wakil Bupati Yuli Hastuti SH melakukan penyematan kain selempang bertuliskan cum laude kepada mahasiswi Akademi Kebidananan (Akbid) Bhakti Putra Bangsa Purworejo, Sabtu (29/9). Daalam gelar wisuda ahli madya kebidanan angkatan ke- VIII Akbid BPB di Gedung Akbid lantai 3, Mahasiswi yang cum laude sebanyak 8 mahasiswi itu, memiliki nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi yakni IPK 3,78 hingga 3,51.

Dalam sambutannya Wabup Yuli Hastuti mengapresiasi mahasiswi yang berhasil lulus dengan pridekat cumlaude meraih IPK tinggi. Wisuda selain rangkaian kegiatan akhir masa kuliah, juga sebenarnya bermakna sebagai pengukuhan dan tanggung jawab yang ditandai dengan mengucapkan janji. Tanggung jawab ini salah satunya dalam hal menjaga dan memelihara nama baik almamater, sekaligus nama baik keilmuan dan intelektualitas. Hal ini merupakan konsekwensi dari disiplin ilmu serta kesarjanaan yang didapatkan dalam kampus dan disandang di tengah-tengah masyarakat luas.

Masih menurut Yuli Hastuti, bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan strategis yang memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan kebidanan untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak, khususnya kesehatan reproduksi perempuan dan tumbuh kembang bayi dan balita. Peran tersebut sangat penting, mengingat status kesehatan ibu sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan.

“Oleh karena itu, sangat diperlukan bidan-bidan professional yang siap dan sigap membantu masyarakat dalam proses persalinan, maupun dalam mengedukasi ibu hamil serta memantau kesehatan balita. Harapannya ilmu yang telah diperoleh, akan berguna dan bermanfaat, apalagi saat ini sangat membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas,” tutur Yuli Hastuti.

Dalam wisuda tersebut, diikuti 48 mahasiswa yang diwisuda telah menyelesaikan proses pendidikan dengan tuntas. Diawali dari tahapan pengenalan program studi, perkualihan selama 6 semester dengan menempuh 115 semester, hingga pembelajaran di lahan praktik. Para lulusan juga telah mengikuti Ujian Akhir Program Institusi dengan metode OSCE dan Laporan Tugas Ahir. Tercatat IPK tertinggi 3,78, IPK terendah 3,01, dan IPK rata-rata 3,34.

Usai diwisuda, sebanyak 48 lulusan langsung menjalani dua prosesi pengambilan sumpah/janji. Masing-masing yakni Pengambilan Sumpah Tenaga Kesehatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah yang diwakili Kabid Sumber Daya Kesehatan, Taufiqurrohman SKM MKes, dan Sumpah Profesi oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Purworejo, Ernaningsih SSiT MKes. Pengambilan kedua sumpah dilakukan sebagai bentuk kesiapan lulusan untuk memasuki dunia kerja dan melayani masyarakat sesuai dengan kode etik, kewenangan, serta kewajibannya. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here