Deteksi Kanker di Pertemuan Dharma Wanita Unit Setda Purworejo

0
79

Reviens Purworejo – Bertempat di Ruang Bagelen, pertemuan rutin anggota Dharma Wanita Unit Setda diisi dengan materi cara pendeteksian Kanker sedini mungkin dengan pembicara dr. Grenti Lavianasari dari RS Budi Sehat Purworejo, 12/9.

Acara yang dibuka oleh Dra. Erna Setyowati Said Romadhon diikuti puluhan anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Setda. Kanker sangat rentan menyerang kaum peremupuan, perkembangan usia pun juga mengiringinya, belum lagi gaya hidup meliputi pola makan yang tak terkendali dan terkontrol. Misal makanan yang mengandung karsinogen.

Karsinogen adalah hal-hal yang dapat menyebabkan kanker, bisa dalam bentuk zat kimia, virus, atau bahkan obat-obatan dan radiasi yang digunakan untuk mengobati kanker itu sendiri. Intinya, hal-hal yang langsung menyebabkan kanker dapat disebut dengan karsinogen. Pada umumnya, kanker disebabkan oleh karsinogen atau kombinasi dari karsinogen itu sendiri.

Karsinogen dapat bekerja dalam banyak cara, yaitu langsung merusak DNA dalam sel sehingga menyebabkan kelainan pada sel normal, dan cara lainnya yaitu dengan menyebabkan kerusakan sel yang menyebabkan sel-sel membelah lebih cepat, yang pada akhirnya dapat mengakibatkan berkembangnya penyakit kanker.

Ada baiknya kita mengenal faktor penyebab kanker dimana menurut sebuah survei 5 hingga 10 persen penyebab kanker adalah faktor genetik atau keturunan dan sisanya adalah faktor lingkungan. Untuk faktor lingkungan sendiri, 30 hingga 35 persen hal yang meningkatkan resiko kanker adalah pola makan yang tidak sehat. Sementara itu, 25 hingga 30 persen lainnya karena kebiasan merokok, 15 hingga 20 persen karena infeksi, 10 hingga 20 persen karena masalah obesitas, dan 4 hingga 6 persen disebabkan oleh kebiasaan menenggak alkohol.

Melihat adanya fakta ini, dunia kedokteran menyarankan semua orang untuk selalu menjaga gaya hidup yang sehat seperti menjaga pola makan dengan kadar gizi seimbang, tidak merokok, tidak minum alkohol, menjaga berat badan tetap ideal, dan selalu berolahraga secara teratur agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah terkena kanker.

“Tanda payudara terserang kanker, bisa diditeksi secara sederhana dengan melihat dan meraba , diantaranya, payudara keras dan muncul benjolan, puting tak menjulur keluar (masuk ke dalam), permukaan memerah dan sering keluar cairan!” kata dr. Grenti Lavianasari.

Dianjurkan pada hari ke- 7 sampai 10 sejak menstruasi pertama, bisa mengaplikasikan deteksi dini dengan cara berdiri di depan cermin, mengangkat tangan, perhatikan bentuk fisik payudara, dilanjut dengan meraba apakah ada benjolan di dalamnya atau tidak, bentuk puting dll.Selain cara di atas deteksi kanker juga bisa dilakukan dengan bantuan alat klinis USG, Mamografi, Nuke, dan CT Scan.

Sebelemnya para anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Setda juga mendapat Tausiyah mengenai Hijrah di Bulan Hijriah. Di dalamnya anjuran positif mengenai hijrah dalam secara esensi dalam hal pola hidup sehat dan niat memberikan kontribusi yang lebih baik dengan spirit yang lebih baik dalam hidup yang tak bisa diulang lagi. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here