Terpidana Koruptor Pasar Krendetan Kembalikan Rp 253 Juta

0
42

Reviens Purworejo, Bagelen –2 orang kasus korupsi revitalisasi Pasar Krendetan – Bagelen membayar uang pengganti yang telah dikorupsi sebesar Rp 253.418.082,02 kepada negara. Acara yang digelar di depan insan pers sebagai bukti pengembalian itu tertuang dalam Acara Pelaksanaan Pidana Pembayaran Uang Pengganti yang digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Purworejo, di Aula setempat, Rabu (29/8) siang.

“Terpidana Sumantri dan Adjis dibebankan untuk membayar uang pengganti total yang telah diselewengkan sebesar Rp. 253.418.082,02,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purworejo Alex Rahman.

Menurut Alex pengembalian tersebut merupakan Pelaksanaan Putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang Nomor: 24/Pidsus-TPK/2018/Pn.Smg tanggal 24 Juli 2018 berdasar Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Kepala Kejaksaan Negeri Purworejo Nomor: Print-607/0.3.24/Fu.1/08/2018 tanggal 29 Agustus 2018.

2 terpidana atas nama Sumantri dan Adjis dibebankan untuk membayar uang pengganti atas kerugian keuangan negara total sebesar Rp.253.418.082,02. Pengembalian uang tersebut dengan perincian sebagai berikut disita dari Adjiz pertama sebesar Rp. 136.544.000 dan Rp. 20.437.655. Kemudian uang tunai sebesar Rp. 96.437.000 disita dari Sumantri.

“Selama proses penyidikan dan Tahap II atas nama tersangka Adjis dan Sumantri dinilai  punya itikad baik untuk mengembalikan uang negara yang dikorupsi,” tambah  Alex.

Uang sebanyak itu  akan disetorkan ke rekening kas negara dalam waktu 1 X 24 jam diikuti penendatangan berita acar Acara Penyerahan Berita Acara Penyerahan Tanggungjawab Atas Barang Rampasan.

Tiga terpidana kasus korupsi proyek senilai 6 miliyar tersebut yakni Slamet Mujiyanto yang diketahui sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Adjis Direktur PT Syarif Maju Karya (SMK) selaku Penyedia Jasa Konstruksi, dan Sumantri Direktur PT Wastu Anopama selaku konsultan pengawas.

Alex menjelaskan, selain mendapat hukuman, bedasarkan keputusan tersebut terdakwa Adjis dan Sumantri juga diharuskan untuk membayar uang senilai Rp. 253.418.082,02. Uang tersebut akan diambil sebagai barang bukti untuk diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti yang nantinya akan disetorkan ke kas negara.

“Pada prinsipnya  kita dalam menangani kasus korupsi agar semua kerugian bisa dikembalikan ke kas negara, dibanding menahan para pelaku tanpa ada pengembalian uang yang dikorupsi,  ini akan langsung kami kembalikan  ke Negara,” kata Alex meyakinkan (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here