Satlantas Polres Puworejo Gelar Lomba Becak Gowes

0
62

Reviens Purworejo — 26 pengemudi  becak gowes mengikuti lomba ketangkasan mengendarai becak yang digelar oleh Satlantas Polres Purworejo. dalam rangka HUT RI ke-73 yang digelar di halaman Unit Lakalantas Purworejo, Kamis (16 Agustus) siang.

Para pengemudi becak yang biasa mangkal di seputar Purworejo, kali ini harus melalui lintasan buatan.  Yakni berupa Traffic Cone  yang berwarna Orange di sepanjang lintasan dengan ber zig-zag, atau membentuk angka delapan sebelum mencapai garis finish. Penilaiannya meliputi kecepatan, ketangkasan dan ketepatan tanpa menyenggol ataupun menabrak Traffic Cone yang dipasang di lintasan. Diwarnai aksi lihai, lincah dan kocak, namun tak jarang mereka juga harus jatuh bangun ketika tak bisa lagi mengantisi pasi kelokan tajam. Walhasil becak pun bergelimpangan. Para peserta yang mengenakan T-Shirt warna Orange tetap mengenakan helm sebagai langkah Safety First agar tak menderita cedera saat terjatuh.

“Kami aparat kepolisian bukan musuh atau pun yang akan menghambat para bapak tukang becak saat di jalanan mencari nafkah, kami justru mengamankan semua pengguna lalu lintas, jadi mohon dipahami tugas kami ya bapak-bapak semua!” kata Kapolres Purworejo AKBP Teguh Tri Prasetya, SIK.

Kapolres meminta kepada para pengayuh becak untuk ikut serta menjadi pelopor tertib lalu lintas dengan menaati rambu-rambu lalu-lintas yang ada.

Selain itu, supaya menjadikan pengayuh becak lebih dapat mengendalikan kendaraannya khususnya di jalan raya. Pengetahuan dan keterampilan berkendara sangat penting dimiliki tukang becak lantaran mereka harus memastikan keselamatan penumpang,” jelasnya.

Berhasil meraih juara 1 Rohmat, disusul Agus sebagai juara 2 dengan dan juara 3 Tuhono. Untuk juara harapan 1 diraih oleh Slamet, juara harapan 2 Warso dan juara harapan 3 Rohmat. Dalam kesempatan tersebut sebagai juara kategori ketangkasan diraih oleh Riyadi dan tampil sebagai juara favorit yaitu Tuhono.

“Kita semua berpartisipasi bersama memperingati kemerdekaan namun harus selalu tetap konsisten  dalam menjaga ketertiban lalu lintas.” tambah Kapolres.

Kasat Lantas Polres Purworejo AKP Nyi Ayu Fitria Facha menambahkan, para pengayuh becak juga termasuk agen dalam kampanye keselamatan lalu lintas. Untuk itu, mereka dituntut untuk memhami rambu lalu lintas dan patuh aturan lalu lintas.

“Hari ini kembali saya himbau kepada mereka memahami kewajiban patuh aturan lalu lintas demi keselamatan diri dan penumpang,” tegasnya.

Alat transportasi yang ramah lingkungan ini meski dinilai kurang manusiawi masih tetap digemari oleh masyarakat pengguna mode transportasi alternatif di era serba online. Mereka tetap berusaha eksis di tengah arus teknologi digital yang memungkinkan para pengguna transportasi hanya memaikan Gadget di tangan. “ya semoga kami terap dibutuhkan oleh masyarakat, kami ini mencari nafkah buat anak istri untuk menyambung hidup, kami berusaha patuh pada aturan lalu lintas!” kata Tuhono. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here