Kite Festival 2018, Meriahkan Langit Pantai Ketawang

0
73

Reviens Purworejo, Grabag – Pengalaman empiris dua tahun berturut-turut menggelar event festival layang-layang tingkat nasional, Purworejo berniat mengagendakan festival ini pada level internasional. Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM siap menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai tuan rumah festival layang-layang tingkat dunia. Salah satu daya tarik bagi para investor yakni pariwisata yang banyak dikunjungi masyarakat, seperti festival layang-layang.

“Kita siapkan apa saja untuk menaikan pariwisata di Purworejo, yang efeknya jelas untuk kesejahteraan masyarakat, investor juga tertarik untuk menanam modal di sini!” kata Bupati Purworejo, Agus Bastian di sela Kite Festival 2018 di Pantai Ketawang – Grabag – Purworejo, Sabtu-Minggu (28-29/7)

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo, AP mengatakan, Purworejo Kite Festival 2018 diikuti oleh 54 klub yang datang dari berbagai daerah. Beberapa peserta malah berasal dari mancanegara diantaranya dari Malaysia, Jepang dan Polandia. Berbagai bentuk unik layang-layang, seperti Kucing Tom Jerry, Gurita, Kuda Laut, Naga, Parasut, Angry Bird, Wayang, Kapal Layar, dan Jaran Goyang menghiasai langit biru Pantai Ketawang yang dua hari itu terlihat cerah. Ribuan pengunjung dimanjakan dengan hiburan organ tunggal dan aneka kuliner yang ada diarena pantai.

“Event kedua ini makin menunjukkan trend yang positif, dari antusias masyarakat yang datang, paling tidak ini akan memacu kami sebagai penyelenggara untuk terus meningkatkan kualitas iven serupa  tahun depan,” ujar Agung Wibowo.

Kepala Desa Ketawang Supriyanto mengaku bangga atas peyelenggaraan festifal layang-layang tingkat nasional yang dipusatkan di tempat wisata Pantai Ketawang.

“Mereka para tamu dari Malaysia, Jakarta, Bandung, dan dari berbagai kota di Indonesia, sudah menempati home stay yang kami sediakan. Respon mereka sangat senang bisa menikmati alam desa kami,” katanya meyakinkan.

Bupati dan wakil bupati berkesempatan menaikkan layang-layang ke udara disambut antusiasme ribuan warga yang tumpah ruah menyaksikan gelaran festival layan-layang.

Yang paling unik dan menakjubkan layang-layang naga dengan panjang 100 meter, paling tidak  10 orang harus dilibatkan karena bobot layang-layang saat terbang bisa mencapai ratusan kilogram. Sore itu angin dan cuaca sangat mendukung, sehingga layang-layang bisa berada di udara menari-nari mempercantik pemandangan Pantai Ketawang. “Kalau bisa ditambah banyak perserta dari sepanjang pantai ini biar tambah meriah, kita juga jualan minuman dan topi makin laris mas!” kata Kang Mino (50th) warga Desa Mirit.

Festival layang-layang dibagi dalam 5 kategori, dua dimensi, tiga dimensi, tradisional, train/naga, dan rokaku. Hadiah yang disediakan mencapai puluhan juta rupiah.

Selain festival layang-layang, juga akan dilaksanakan Jambore Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) tingkat Kabupaten Purworejo 2018 yang diikuti 12 Pokdawis.

“Sebelumnya kegiatan di Pantai Jatimalang, tapi untuk tahun ini kita selenggarakan di Pantai Ketawangrejo Kecamatan Grabag supaya tempat wisata ini juga lebih dikenal masyarakat, “kata Agung. (agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here