Via Vallen Tuntaskan Kangen Vyanisty di Purworejo

0
183

Reviens Purworejo, Kutoarjo – Jumat sore, sekitar pukul 16.00 WIB suasana alun-alun Kutoarjo mulai didatangi serombongan anak-anak muda yang mengenakan Tshirt hampir seragam. Tulisan Vyanisty mendominasi terlihat jelas di dada mereka. Sebagian rela menumpang di atas bak truk pengangkut semen, mereka mengaku Vyanisty asal Cilacap, sementara rombongan lain mengenakan tshirt berwarna hijau muda bertuliskan Vyanisty Kebumen baru saja tiba dengan mengendarai motor.

Vyanisty merupakan sebutan penggemar (fans berat) Via Vallen yang bertebaran di banyak kota seluruh Indonesia. Via Vallen memang fenomenal. Via Vallen memenangkan Kategori Fanbase Dangdut Tersosmed, Pedangdut Paling Joss, dan Kategori Penyanyi Dangdut Tersosmed dalam ajang bergengsi Anugerah Dangdut Indonesia 2017.

Tercatat Vyanisty dari berbagai kota, seperti Ngawi, Kendal, Pekalongan, Magelang, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Cilacap, Kutoarjo memenuhi arena pasar malam di alun-alun Kutoarjo malam itu, Jumat (27 Juli). Tepat pukul 21.00 WIB, suara intro musik dimulai dengan biduan Ivha Berlian melantunkan lagu Anak Jalanan, namun tak lama kemudian Genset mengalami trouble, penonton sempat kecewa dengan teriakan memaki.

Penonton terus meneriaki nama Via Vallen tak sabar ingin melihat secara langsung dan menyanyi bersama pujaan yang selama ini hanya bisa dilihat di layar kaca. Setelah biduan Vibri Viola melantunkan Konco Turu dan Sing Biso, baru Via Vallen tampil bersama OM (Orkes Melayu) Sera diiringi tepuk tangan dan teriakan histeris para Vyanisty.

Dengan mengenakan Jaket Pink lengan belel dipadu rok mini warna putih dan sepatu Wedges, lagu Lagi Syantik segera dibawakannya dengan tanpa jeda, sesekali mengajak foto selfie salah satu Vyanisty kecil yang ada di barisan terdepan. Aksi ini membuat iri penonton lain, langsung Rah Jodoh dan Pikir Keri menuntaskan rasa kangen bergoyang bersama Via Vallen.

Seperti biasa, Via meminta handphone salah seorang penonton dan melakukan foto di atas panggung dengan view luas agar penonton yang di belakangnya sebagai Background ikut masuk dalam frame. Semprotan air dari mobil Damkar sejenak membuat penonton merasakan segarnya air setelah berjoget bersama Via Vallen. 2 lagu terakhir yakni Ora Masalah dan Sawangen menjadi akhir dari pertunjukan malam itu. “Selamat Malam dan sampai jumpa di lain kesempatan, Vyanisty …luv you!” katanya segera turun panggung.

“Ya kami Vyanisty Kebumen malam-malam yang dingin harus rela seperti ini pulang nyari tumpangan truk di jalan untuk pulang ke Kebumen, yang penting sudah terpuaskan rasa kangen dan lihat langsung Mbak Via di sini!” kata Supri (18th), Vyanisty asal Kebumen kepada Reviens Media. Tak hanya Supri yang rela seperti ini, banyak Vyanisty Purwokerto, Banyumas, Cilacap yang malam itu merasakan lega dan puas dengan penampilan Via Vallen.

“Kami rela bayar tiket Rp. 30.000,- meski kami harus pulang ngrembol (numpang truk)!” tambah Wakidi, Vyanisty Purworkerto. Malam itu pertunjukan relatif aman berkat kesigapan aparat keamanan Polres Purworejo dan Kodim 0708 Purworejo yang selalu siap siaga mengantisipasi apapun yang terjadi. (Agam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here