Purworejo Bisa Maju, Ini Kata Mereka Bagaimana Caranya!

0
464
Keindahan alam Gunung Ijo, Bagelen. Gunung Ijo sendiri merupakan salah satu destinasi wisata di kabupaten Purworejo, yang juga butuh tangan pemerintah dalam memajukan salah satu destinasi wisata andalan Purworejo ini (Reviens Purworejo/chodri)

Reviens Purworejo – Setiap daerah pada dasarnya dapat mengembangkan potensi daerahnya agar dapat maju dan berkembang melebihi daerah-daerah lain ataupun tetangganya yang lebih maju. Seperti halanya Purworejo juga dapat lebih maju dibandingkan kabupaten-kabupaten tetangganya, namun kenyataanya sampai saat ini belum. Ini kata mereka orang Purworejo baik yang dirantau maupun yang masih tinggal di Purworejo, mengenai bisa tidaknya Purworejo maju dan berkembang:

“Bisa maju, tapi berat. Salah satu cara untuk memajukan Purworejo adalah dibangunnya sinergitas antara tokoh-tokoh Purworejo, baik yang di perantauan maupun yang di kampung halaman dengan pihak pemerintah kabupaten. Buang atau minimal kurangi egoisme dari personal-personal, dan yang tidak kalah pentingnya adalah perlunya sosok “netral” bisa berperan sebagai jembatan penghubung tokoh-tokoh Purworejo dari berbagai kalangan. Kalau saya melihat dan mengamati selama ini, peran anak muda sangat penting dan bisa dikatakan memiliki peran kunci sebagi mediator untuk menyatukan tokoh-tokoh Purworejo. Karena anak muda masih idealis, masih bersih dari kepentingan politik, walaupun ada juga beberapa anak muda yang saya lihat berupaya membangun panggung hanya untuk kepentingan pribadi atau golongan saja. Tapi masih banyak juga anak muda yang bersih dari syahwat politik, mereka murni berbuat untuk tanah kelahirannya. Dalam diri mereka masih sangat kental rasa nasionalisme Purworejo nya. Hanya saja problem mereka tidak jauh dari masalah uang utk bergerak mewujudkan cita-cita memajukan Purworejo”, Yulianto, tokoh Purworejo perantauan.

“Bisa banget mas. Pertama ujung tombak desa khususnya karang taruna se kabupaten digerakkan kembali (ini tugas berat lurah). Adakan pertemuan rutin karang taruna unggulan oleh pemkec/pemkab juga sosialisasi karang taruna desa lainnya untuk pengembembangan potensi desa. Minimalisirkan bentrok antar kepentingan (parpol). Dibuatkan kotak aduan masyarakat/no telp untuk mengkritisi dan saran atas kebijakan pemerintah kecamatan dan juga kabupaten. Dalam hal ini desa/kecamatan/kabupaten harus bener-bener bekerja ikhlas dan turun ke lapangan”. Santoso, tokoh masyarakat Purworejo.

Advertisment

“Menekan minat untuk merantau jane mono mas, tapi harus dicarikan solusi untuk bertahan hidup di kampung halaman dulu. Purworejo Sudah maju.. tapi belum makmur. Mungkin diawali dengan mengelompokan orang-orang yang menguasai/memiliki bidang-bidang/skil. Posisi saat ini saya lagi di Temanggung dan dari obrolan dengan masyarakat di sini, rata-rata kendalanya sama yang jadi petani keluhanya hasil panen nilai jualnya murah dan yang punya ketrampilan produksi bingung pemasaranya dengan daya beli yang rendah.. padahal daerah Temanggung termasuk daerah yang lebih bagus dari pada Purworejo dari sentra pertanian dan sebagainya”, Simon seorang warga Purworejo perantauan.

Dan ini tanggapan Luki Rendra yang juga tokoh masyarakat Purworejo di perantauan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here