Tidak Ada Matinya, Karya Pemuda Purworejo Ini Akan Diputar Di Pulau Bali

0
15

Purworejo: Pemuda Purworejo memang tidak ada matinya dalam berkarya dalam menghasilkan sesuatu yang tdak hanya dapat dinikmati oleh masyarakat Purworejo, juga masyarakat daerah lain baik tingkat Nasional maupun Internasional, salah satunya pemuda Purworejo yang tergabung di sebuah media bernama Reviensmedia.com menghasilkan sebuah film dokumemter yang mengangkat subjek difabel dari pulau Bali.

Tidak hanya menggangkat subjek dari Bali, namun juga akan launching dan pemutaran di tiga lokasi di Bali. “Launcing di 3 tempat, pertama Ashram Gandi Puri Sevagram Klungkung tanggal 1, tanggal 2 Littletalks Ubud, dan tanggal 3 di SMA 1 Rendang”, Ucap Ady Cesario selaku produser film kepada tim KPid, Senin (26/03/2018).

“Bali memiliki daya tarik sendiri, kelahiran putra jenius Budiartawan. Semangat anak muda di zaman globalisasi dengan semua kemudahan seakan melupakan fitrah manusia yang mempunyai keunggulan sendiri-sendiri dari Tuhan. Bali kita pilih sebagai apresiasi, dan diharapkan dapat menular dengan cepat semangat ini ke anak muda, kaum difabilitas di Bali membangun kepercayaan semangat anak muda disana”, ujarnya.

Advertisment

Sosok yang diangkat dalam film yang berjudul “Matahari Bersinar Lagi” ini adalah seoarang difabel dari Bali bernama I Wayan Budiartawan. “Wayan adalah sosok inspirasi, terlahir dari keluarga miskin di desa kecil Karangasem, jenius dalam berfikir, langkah yang ia ambil merupakan gebrakan besar untuk pemikiran besar anak mudah pada saat itu. Anak muda kebanyakan tidak ada yang berfikir untuk kearah sana, kuliah kerja sebagai peneliti, dosen, ilmuan. Kebanyakan dari mereka memilih menjadi pelayan hotel, petani dan buruh, tapi Budiartawan tidak. Dia anak yang pintar selalu peringkat atas dari SD hingga Perguruan Tinggi”, ujarnya.

Pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat adalah keterbatasan bukanlah akhir dari segalanya, tapi tantangan yang harus dipecahkan. Tahun 1997 adalah puncak karirnya sebagai seorang dosen di ITB dan peneliti di PT. Inti. Karirnya berakhir saat ia sedang di puncak.

Menurut Ady, ia berpesan pada kalian yang sedang sama di posisinya, Tuhan punya rencana baik untuk kita, berlatih berpikir positif berdiri bangkit dan terus berkarya hingga tutup usia.

Menurutnya, selain akan diputar di Bali, juga akan diputar di beberapa daerah seperti Purworejo, Yogyakarta, Jakarta, dan Pontianak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here