Dedikasi Nelayan Jatimalang untuk Keluarga

0
58

Koranpurworejo.id: Dari sekian banyak mata pencaharian penduduk Indonesia, dari yang duduk di kantor, di depan layar komputer, menawarkan barang dagangan, berpanas-panasan di ladang hingga memunguti barang bekas, semua pasti memiliki resiko tersendiri.

Belum lama ini, sering saya mendengar kabar tentang nelayan yang tenggelam dikala melaut. Tepatnya di laut Jatimalang, Purworejo maupun di tempat-tempat lainya.

Memang nelayan-nelayan belum membawa peralatan keselamatan seperti pelampung. Karena kejadian itu, kini nelayan-nelayan di Jatimalang membawa pelampung disaat melaut demi menjaga diri dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Entah terbuat dari apa mental nelayan-nelayan ini, perjuangannya membuat saya melongo waktu itu.

Kala itu, pagi-pagi betul sekitar jam setengah 6 disaat orang-orang berbondong-bondong menikmati sejuknya udara dipesisir pantai Jatimalang, alih-alih ikut menikmati suasana, para nelayan justru bersiap-siap menakhlukkan ombak pantai Jatimalang.

Terlihat beberapa perahu nelayan mulai menuju bibir pantai, satu perahu dikendalikan oleh 2 orang. Mereka bergantian mengarahkan perahunya ke bibir pantai, menyalakan mesin, dan memulai perjuangan mereka. Menakhlukkan ombak, sambil membuang air-air yang masuk dalam perahu, dan berharap mereka bisa menakhlukkan ombak hingga mereka bisa menjemput rejeki mereka di tengah lautan.

Setelah melewati beberapa rintangan, mereka pulang ke daratan dengan hasil tangakapan mereka. Beberapa pengepul siap menampung hasil laut mereka untuk dijual kembali

Begitu besar perjuangan mereka, untuk sesuap nasi, untuk senyum anak istri. Semua itu mereka dedikasikan untuk keluarga tercinta. Mereka pergi, mengadaikan nyawa-nyawa mereka, sedang anak istri mereka menunggu dengan kecemasan, tapi juga penuh harapan. Harapan agar suami mereka, ayah mereka pulang dengan selamat, membawa kepingan rupiah. Hanya kepingan rupiah, bukanlah kepingan emas.

Semua itu mereka lakukan sebagai mata pencaharian. Memang semua manusia harus realistis, jika hidup itu butuh uang. Setiap pekerjaanpun sudah berteman dengan resikonya masing-masing.

Tapi alangkah baiknya kita bisa meminimalisir resiko kerja itu dengan lebih berhati-hati dan memperhatikan faktor-faktor keselamatan tentunya.

Semangat untuk nelayan-nelayan Jatimalang. Perjuangan kalian sungguh luar biasa. Karena kalian pula kita semua, penduduk Indonesia bisa menikmati hasil-hasil laut tanpa harus mengarungi lautan. (Tri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here